Social Icons

Pages

Kamis, 25 Maret 2010

Selamat datang di Desa Gigolo

Liputan6.com, Boyolali: Dengan langkah pasti, seorang anak muda memasuki kamar hotel. Usianya kurang dari 20 tahun, namun profesinya cukup mencengangkan, pelaku seks komersial pria alias gigolo. Kesulitan ekonomi selalu menjadi alasan suburnya ladang kerja para gigolo muda tersebut.

Lantaran penasaran, penelusuran menuju daerah asal para gigolo muda pun dimulai. Dua desa kecil di kawasan Boyolali, Jawa Tengah, menjadi tujuannya. Di Desa Cabean, penduduknya beraktivitas layaknya penduduk desa kebanyakan. Warga bergotong-royong membuat keranjang ayam.

Siapa sangka. Begitu senja turun, para pembuat keranjang ayam menjelma menjadi "kucing" alias gigolo. Rata-rata pemuda "desa kucing" merupakan pelajar putus sekolah. Melalui mucikari atau bekerja seorang diri, mereka menjajakan diri di pinggiran jalan. Targetnya, tante girang dan om senang. Terdapat juga salon yang beralih fungsi sebagai tempat mempermak para gigolo.

Warga dan perangkat desa sepertinya tidak mengetahui aktivitas rahasia sejumlah pemuda desa. Terlepas dari itu semua, para pemuda desa pastinya merasa sayang meninggalkan profesinya. Menurut salah seorang pemuda berusia 18 tahun, ia dibayar ratusan ribu rupiah untuk melayani om atau tante yang butuh pijat ekstra. Maksudnya tentu saja pelayanan seks.

Desa lainnya yang menampung para gigolo muda adalah Desa Bakalan. Letaknya di antara Boyolali dan Salatiga. Dengan kamera tersembunyi, tim Sigi memasuki rumah seorang warga yang diduga sebagai kediaman makelar gigolo muda. Rumah itu dikenal sebagai agency model salon. Tak butuh lama bagi seorang makelar menyiapkan "kucing" belianya. Jika harga disepakati, transaksi ditutup dengan hubungan seks di hotel atau lokasi pilihan pelanggan.

"Terus gimana" tanya seorang pelanggan. "Ya maksudnya mesti ngajarin kalo dipegang-pegang...biasa. Tapi kalo main kan belum terlalu tahu," sahut si makelar. Inilah sepenggal percakapan yang direkam tim Sigi dalam traksaksi gigolo di sebuah warung.

Selanjutnya, anak muda desa dibawa ke Semarang. Terdapat sebuah tempat yang kerap disebut-sebut sebagai persinggahan para gigolo, yaitu daerah Pos Ponjolo. Melalui makelar juga para gigolo dikenalkan dengan nuansa kota seperti mal dan pusat perbelanjaan lainnya.

Terbukti, banyaknya remaja lelaki desa yang ingin mencoba dunia esek-esek tidak lepas dari peran makelar yang mendatangi desa mereka. Namun ada juga gigolo yang berani mempromosikan diri sendiri dengan mengirim kode tertentu pada calon pelanggan. Para gigolo ini biasa nongkrong di taman atau kafe. Bahkan, tak sedikit gigolo remaja yang memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mencari pelanggan.

Kisah sepak terjang seorang pemuda menjadi gigolo pernah diangkat ke layar lebar oleh sutradara Dimas Djayadiningrat. Dalam film berjudul Quickie Express yang dirilis pada 2007, Tora Sudiro memerankan pemuda gigolo yang ingin hidup enak. Gigolo, sulit diberantas bukan berarti harus dibiarkan begitu saja. Harus ada tindakan yang berarti untuk mengurangi jumlah para gigolo. Keberadaan mereka bisa menciptakan kondisi sosial yang kurang sehat di masyarakat.

Senin, 22 Maret 2010

UN vs LIBUR

hore...libur seminggu
untuk semester 2 ini emang sering banget libur, karena try out yang liburnya giliran dan juga ujian-ujian kakak kelas.
bisa istirahat sejenaklah melupakan tugas-tugas dan ujian walaupun hanya sesaat.
libur kali ini berhubungan dengan diadakannya UN(Ujian Nasional) untuk anak kelas 12 seluruh Indonesia baik SMA atau SMK. semoga kalian SUKSES, dan bisa dapet PTN terbaik yah.

libur UN kali ini adalah yang terakhir yang bisa dirasakan oleh anak kelas 11 seluruh Indonesia, karena tahun depan giliran angkatan gue yang melaksanakan UN. sudah siapkah anda? menghilangkan rasa nervoust saat membaca soal dan melingkari lembar jawaban? jika belum, belajarlah dengan giat mulai sekarang, karena biar bagaimanapun waktu terus berjalan sampai-sampai tidak terasa nantinya UN telah di depan mata. lebih baik mempersiapkan diri mulai sekarang, karena semua yang dilakukan tidak ada yang sia-sia. sebenernya gue juga gak nyangka, kalo tahun depan adalah gue yang duduk dibangku itu dan mengerjakannya soal-soal itu. duh...jd kepikiran...

tahun ini adalah UN yang pertama kalinya diadakan ujian ulang atau REMEDIAL. jadi, yang tidak memenuhi persyaratan nilai 5,50 akan mengikuti ujian ulang.
UN sepertinya dari dulu menimbulkan pro dan kontra dikalangan pelajar itu sendiri. 3 tahun belajar di SMA/SMK hanya ditentukan oleh Ujian Nasional yang cuma seminggu saja. banyak yang protes, lagipula jika ingin masuk PTN toh juga dites kembali bukan masuk dengan nilai hasil UN, jadi mungkin tidak terlalu efisien.
PTN juga beberapa tahun belakangan ini, biayanya gila-gilaan dan juga soal-soal yang susah(curhatan sseorang), memang siapa sih yang gak mau menerima otak-otak yang pintar dan uang yang besar. tapi itu bagi mereka yang hidupnya serba cukup, tapi untuk orang pintar tetapi tidak punya biaya? benar, bisa lewat beasiswa, tapi apakah beasiswa itu tersedianya banyak? toh, mungkin tidak.

yup, semoga angkatan tahun ini termasuk kakak gue lulus dengan nilai yang terbaik.
UN tahun depan yang harus gue hadapi dengan semangat dan pantang menyerah.

cheers

Sabtu, 20 Maret 2010

mimpilah sejak dini

siapa bilang mimpi itu selalu buruk
siapa bilang mimpi itu selalu apes
siapa bilang mimpi itu selalu tidak nyata
siapa bilang mimpi itu selalu misterius
dan siapa bilang mimpi itu selalu tidak akan tercapai untuk selamanya

justru itu semua kenyataan yang ada saat ini berasal dari mimpi kalian, bukan begitu?
mimpi disini bisa diartikan sebagai cita-cita atau impian yang perlu dicapai
coba saat ini kalian merenung sesaat, pikirkan impian, cita-cita atau mimpi yang kalian akan raih untuk beberapa tahun kedepan.
misalnya si A, A berpikir bahwa ia akan menjadi apa setelah 5 tahun yang akan datang, misalnya ingin menjadi seorang guru, berarti mulai saat ini ia harus rajin belajar sehingga bisa masuk universitas yang sesuai dengan jurusannya yang ia sukai dan untuk menjadi seorang guru.
Atau mempunyai impian pergi ke luar negeri atau keliling dunia beberapa tahun yang akan datang? hal yang harus dilakukan stop ke-GLAMOUR-an dan mulai lah menyisihkan uang anda untuk menabung yang banyak karena tujuan dari menabung itu sendiri akan membuahkan kesenangan pada beberapa tahun lagi.

Sulit? Lama? Tidak Sabar? memang itu godaannya. kebanyakan orang ingin serba instan, tapi untuk hal ini menurut saya memang tidak bisa instan adanya. semua itu butuh proses. orang menanam padi saja butuh proses, ingin pintar juga membutuhkan proses. tidak ada yang hasil yang sempurna hanya dengan hitungan hari saja. orang sukses saja harus terus berusaha untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. tidak ada yang sia-sia untuk menjalankan suatu pekerjaan, jika kita melakukannya dengan ikhlas.

coba tanyalah kepada orang tua anda, seperti apakah mereka ketika mereka seumuran kita. pastinya sama yaitu seorang pelajar yang duduk dibangku SMA, mereka mempunyai skill dan hanya modal nekad. tapi lihatlah mereka, mereka kini telah menjadi orang-orang sukses, bagi keluarga, bangsa dan negara. dulu, mereka juga melakukan itu semua dengan proses yang tidaklah mudah, lebih tepatnya sangat sulit sekali, karena sangat berbeda sekali zamannya. sekarang zaman makin maju dan teknologi pun semakin berkembang dengan pesat, bisa menggunakannya kapan saja. tapi apa yang mereka punya dulu, mereka punya mimpi yang membuat mereka saat ini menjadi orang sukses, mereka yakin dan pastinya sangat nekad untuk menggapai semua mimpi yang telah mereka renung dan pikirkan sebelumnya. semua itu tidak ada yang sia-sia. bahkan saat ini mereka sangat bangga dengan dirinya sendiri, karena bisa meraih mimpi-mimpi itu dengan baik dan tidak serba instan.

mulai saat ini, berpikirlah untuk menanam segudang mimpi di hati mu, dan berusaha untuk mendapatkannya pada suatu saat nanti. jangan takut bermimpi karena seseorang yang tidak berani bermimpi adalah seseorang yang tidak mempunyai cita-cita dan tujuan untuk membangun kehidupan yang lebih baik lagi.

BERANILAH UNTUK BERMIMPI

by;Gitta Sonali Kusuma Wardani at 23:26 on hp clock.

Selasa, 09 Maret 2010

it will be happend soon for me

untuk akhir semester planing holiday sih ke Bali, tapi bingung ikut ato gak soalnya temen gue banyak yang gak ikut. malaysia banget klo disana cuma sendiri. sodara gue nyaranin, nanti aja sama keluarga, lebih asik. tapi pastinya lama, dan gue males untuk menunggu itu semua. TERLALU LAMA.

tapi kalo gue ikut bareng kawan, sayang duitnya bisa dibuat beli apa gitu barang yang lagi gue pengen. sedangkan gue pengen banget ikut soalnya kan kapan lagi coba, selama 17 tahun kehidupan gue akhirnya bisa menginjakan kaki di Bali yang kata orang seperti surga. haha


JUNI,
pada bulan itu, tepat gue berumur 17 tahun. pengen cepet-cepet tapi ga pengen juga sih. apa yang SPESIAL sih di angka 17? katanya banyak yang bilang itu spesial, iya palingan, banyak yang ngucapin tapi lewat FB, itu juga banyak yang gak kenal.
SURPRISE PARTY???? mana mungkin ada yang perhatian sampe segitunya sama gue, mana ada yang mao cape demi suksesnya surprise party, yang udah lama banget sebenarnya gue idamkan di ultah yang ke-17 tapi sepertinya semua itu hanya mimpi dan isapan jempol belaka, karena semua itu GAK AKAN TERJADI.

beberapa tahun yang lalu, ketika gue masih ber-SD ria, gue sempet mikir, klo 17 tahun itu SANGAT-SANGAT SPESIAL. tp sepertinya tidak jika keadaan nya begini terus. kebanyakan mimpi dan menghayal sih, jadi sekali jatoh sakit banget. tp nyokap gue bilang biasakan mimpi setinggi langit sejak dini karena kenyataannya datang dari mimpi-mimpi kita yang walaupun banyak yang tidak jadi kenyataan. ingatlah, teruslah bermimpi selamanya. tapi ingat kalo jatoh rasakan sendiri akibatnya. siap berbuat, harus siap bertanggung jawab.